Selamat Datang

Semoga blog ini bermanfaat, oleh Ita Trie Wahyuni
"Seorang PEMENANG tidak akan pernah MENYERAH, karena hanya yang MENYERAH tidak akan pernah MENANG"
Showing posts with label Laporan Kimia Dasar I. Show all posts
Showing posts with label Laporan Kimia Dasar I. Show all posts

Wednesday, October 3, 2012

Laporan Kimia Dasar I Sifat Sifat unsur

ss=MsoNormal align=center style='text-align:center;line-height:150%'>BAB 1

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Pada awal abad ke-21 sekarang ini, ilmu kimia mengalami masa-masa paling berpendar semenjak perintisannya di paruh  sejak abad ke-19. hasil penemuan baru dari berbagai penelitian dan eksperimen dapat kita nikmati dalam berbagai produk yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Susunan periodic sangat dikenal sebagai deretan unsure yang disusun menurut urutan nomor atom menjadi pedoman dalam penyelesaian pelajaran kimia dan yang terkait, seperti mengetahui wujud zat, nomor atom, nomor massa, kecenderungan antar unsure, dan masih banyak lagi.

Laporan Kimia Dasar I Laju Reaksi

=MsoNormal align=center style='text-align:center;line-height:150%'>BAB 1

PENDAHULUAN
1.1              Latar Belakang
            Dalam kehidupan ini terdapat beberapa reaksi kimia. Reaksi – reaksi kimia ini dapat berlangsung dengan cepat ataupun lambat. Reaksi kimia yang berlangsung lambat contohnya pembentukan fosil, proses pelapukan kayu, pembentuan minyak bumi dan batu bara. Sementara itu reaksi yang berlangsung dengan cepat contohnya proses pembakaran kayu, proses terbakarnya gas peristiwa – peristiwa yang meledak. Adanya perbedaan tingkat kecepatan reaksi dari berbagai jenis reaksi. Reaksi merupakan hal yang mendasari konsep laju reaksi.
Untuk dapat mengetahui lebih jelas lagi mengenai konsep laju reaksi yaitu dengan cara membakar kertas. Pada peristiwa ini terjadi reaksi pengurangan jumlah kertas akibat pembakaran dan menjadi penambahan abu yang merupakan hasil pembakaran kertas. Dalam proses industri yang melibatkan adanya reaksi kimia memerlukan peranan ilmu kimia yang memberi dasar untuk mengetahui agar sesuatu proses industri dapat menghasilkan bahan industri yang sebanyak – banyaknya dalam waktu yang singkat. Disisi lain terdapat reaksi kimia yang dikehendaki berjalan dengan lambat, misalnya bagaimana agar buah tidak cepat membusuk, bagaimana memperlambat perkaratan besi.

Laporan Kimia Dasar I Stoikiometri

BAB 1

PENAHULUAN

1.1  Latar belakang
Perhitungan kimia sangat penting di laboratorium, di pabrik, tetapi juga tidak jarang di rumah dan untuk kebutuhan – kebutuhan lain. Perhitungan ini meliputi misalnya: berapa banyak bahan baku yang diperlukan bila ingin memperoleh sejumlah hasil tertentu. Atau sebaliknya, bila tersedia sejumlah bahan baku, berapa paling banyak hasil yang didapat diperoleh. Dapat juga ibu rumah tangga yang mempunyai hobi menanam anggrek dan tanaman hias lain dan ingin menyemprot tanaman kesayangannya dengan pupuk langsung ke daunnya, lalu perlu membuat larutan dengan konsentrasi tertentu.
Perhitungan ini menyangkut reaksi – reaksi kimia dan ini yang menjadi sasaran utama dalam penulisan ini.; akan tetapi seperti contoh ibu rumah tangga tadi, juga diperlukan hitungan yang tidak langsung berhubungan dengan reaksi kimia. Perhitungan semacam itu juga perlu dibahas karena merupakan hal-hal yang kemudian dipakai dalam hitungan reaksi. Contoh lain ialah perhitungan yang berkaitan dengan banyaknya gas – berapa mol gas terdapat dalam gas dengan volume, tekanan dan suhu tertentu.

Laporan Kimia Dasar I Kromatografi

enter style='margin-left:11.0pt;text-align:center'>BAB 1

PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Kromatografi merupakan suatu metode pemisahan yang dewasa ini telah banyak digunakan, dibandingkan dengan metode yang lainnya seperti detilasi, kristalisasi, pengendapan, ekstraksi, dan lain-lain mempunyai keuntungan dalam pelaksanaan yang lebih sederhana, penggunaan waktu yang sangat singkat terutama mempunyai kepekaan yang tinggi serta mempunyai kemampuan memisahkan yang tinggi, Metode ini digunakan, jika dengan metode lain tidak dapat di lakukan misalnya karena jumlah cuplikan sangat sedikit atau campurannya kompleks.
Meskipun dasar kromatografi adalah suatu proses pemisahan namun banyak diantara cara ini dapat digunakan untuk analisi kuatitatif. Jenis-jenis kromatografi yang bermanfaat dalam analisi kualitatif dan analisis kuantitatif adalah kromatografi kertas, kromatigrafi lapis tipis (KLT), kromatografi kolom, kromatografi gas, dan kromatografi cair kinerja tinggi. Kromatografi kertas dan KLT pada umunya lebih bermanfaat untuk tujuan indentifikasi, karena lebih mudah dan sederhana.

Laporan Kimia Dasar I Pemisahan dan Pemurnian


BAB 1

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
Biasanya zat murni telah tercemar dengan zat-zat lain yang dapat membentuk campuran yang bersifat homogen dan heterogen yang bergantung pada jenis komponen yang tergantung didalamnya.
Zat murni ada dua yaitu unsur dan senyawa, sedangkan campuran merupakan gabungan dua zat murni dengan komposisi sembarangan. Zat murni yang telah tercemar mengandung zat-zat lain dalam bentuk gas, cair, atau padatan.
Dibumi jarang terdapat materi dalam keadaan murni, melainkan dalam bentuk campuran. Contohnya, air laut terdiri dari iar dan berbagai zat yang tercampur didalamnya, misalnya garam. Tanah terdiri dari berbagai senyawa dan unsur baik dalam wujud padat, cair, atau gas. Udara yang kita hirup setiap hari mengandung bermacam-macam unsur dan senyawa, seperti oksigen, nitrogen, uap air, karbon monoksida, dan sebagainya.

Laporan Kimia Daasar I Pembuatan Larutan


BAB I

PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

Hampir semua proses kimia berlangsung dalam larutan sehingga penting untukmemahami sifat-sifatnya. Larutan adalah sesuatu yang penting bagi manusia Dan makhluk hidup pada umumnya. Reaksi-reaksikimia biasanya berlangsung antara dua campuran zat, bukannya antara zat murni. Banyak reaksi kimia yang dikenal , baik di dalam laboratorium atau di industri terjadi di dalam larutan.
            Larutan memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Di alam kebanyakan reaksi berlangsung di dalam larutan air. Tubuh manusia menyerap mineral, vitamin dan makanan dalam bentuk larutan . Obat-obatan bisanya merupakan larutan air atau alkohol dari senyawa fisiologis aktif. Larutan biasanya terdiri dari dua zat atau lebih yang merupakan campuran homogen. Larutan disebut campuran homogen karena komposisi dari larutan begitu seragam atau satu fasehingga tidak dapat diamati bagian - bagian komponen penyusunnya meskipun dengan menggunakan mikroskop ultra sekalipun. Larutan terdiri dari dua komponen penting. Komponen tersebut adalah solven atau pelarut dan solut atau zat terlarut. Biasanya komponen solven mengandung jumlah zat terbanyak. Dan komponen solut mengandung jumlah zat yang lebih sedikit.